#selfreminder : Wake Up, Work Hard, Have Fun, Be kind ... REPEAT ...


Saat kemarin pulang kantor mampir di sebuah warung tenda tempat makan roti bakar dekat kompleks perumahan. Take away aja sih .. Sambil menunggu pesanan kelar dibuat, saya didatangi oleh seorang wanita berumur kira-kira 30 tahunan, tidak terlihat cacat atau sedang sakit, maskernya nyantel di leher .. Tiba-tiba ia menadahkan tangan dan berkata “buat makan tante” .. Rupanya seorang pengemis .. 

Masih kelihatan sehat dan kuat .. Beliau terus berdiri dekat bangku tempat saya duduk menunggu pesanan roti bakar, mungkin berharap saya akan memberi uang sekedarnya ..

Iseng saya berkata kepadanya, “dipakai maskernya yang bener mba, nanti ada satgas suruh bayar kamu .. kamu mau roti bakar ? Pesan 1 buah, nanti saya yang bayarkan sekalian punya saya” .. 

Dan dia menjawab, “tidak mau tante, uangnya aja” 

Halllahhhh ..

Tidak lama setelah itu, datang sepasang suami istri yang juga ingin memesan roti bakar ditempat yang sama. Dan wanita pengemis itu  kembali beraksi, cepat-cepat mendatangi mereka, dengan ucapan yang sama seperti waktu ia mendatangi saya.

Dari bangku seberang saya mengamati tingkahnya dan ingin tahu respon yang akan diberikan pasangan suami istri itu.

Alih-alih dikasih uang malahan ditanyakan, “umurnya berapa ? “masih muda dan sehat, kenapa jadi pengemis ?  Kerja di rumah saya aja mau ? anak saya 2 masih balita” .

Tiba-tiba wanita pengemis ini bilang, “saya ga mau jadi babu, apalagi ada anak kecil, rewel, nangis melulu, gabisa kerja nanti saya, pusing kepala”

Setelah itu ia pergi keluar dari warung tenda, sambil ngomel dan mengerutu sendiri, entah apa yang dikatakannya ..

Kejadian itu sontak membuat saya teringat dengan seorang penjual rempeyek yang biasa menjajahkan dagangannya sambil berkeliling sepeda di kompleks tempat saya tinggal. Tante Ncih biasa saya memanggilnya. Umurnya sekitar 65 tahunan. Dagangannya bukan hanya rempeyek, kadang ada bacang, siomay, dan  juga kue basah.

Kalau tidak salah ingat, terahir berjumpa dengan beliau sekitar bulan April 2020. Berkeliling kompleks dengan memakai masker, dan selalu dengan bunyi khas bel kring-kring nya.

Kemana yah si Tante Ncih ga pernah keliatan keliling  kompleks lagi ??

Bukan hanya saya yang rindu rempeyek Tante Ncih, tetangga sebelah rumah juga, bahkan sampai nanya sama pak satpam kalau-kalau si tante ncih mulai jualan lagi.  Kami tidak tahu dimana tante ncih tinggal, tapi yang pasti diluar kompleks perumahan. Beliau seorang janda, tinggal dengan anaknya yang sudah berkeluarga.

“kaga betah gue disuruh diem aja dirumah, mendingan gini gue keliling, dapet duit, lumayan buat pegangan, ga nyusahin orang”

Itu jawaban yang pernah diberikan tante ncih sewaktu kakak saya berkesempatan menanyakan mengapa di usia beliau yang sudah berumur masih rajin berkeliling naik sepeda menjajakan dagangannya.

Dua  kejadian yang saling bertolak belakang. Yang satu masih muda dan masih kuat fisiknya, tapi malas bekerja dan memilih menjadi pengemis. Yang satu lagi sudah cukup berumur, namun semangat kerja tidak pernah padam, tidak mau menyusahkan orang.

Ironi ..

Usia muda ternyata tidak menjamin seseorang akan giat bekerja, padahal seharusnya ia produktif, dan sebaliknya umur yang lanjut belum tentu tidak produktif, padahal seharusnya ia sudah duduk manis menikmati hari tuanya.

Antara gemas dan bangga. Gemas melihat orang muda yang malas, hanya meminta-minta, dan bangga dengan semangat tante ncih, seorang pekerja kerja keras, pantang menyerah di tengah umurnya yang tidak muda lagi.

Kiranya tante ncih selalu menjadi pengingat untuk saya dan kita semua yang masih berusia muda untuk selalu bekerja selama masih diberikan kesempatan, kesehatan dan kekuatan oleh Sang Maha Pemberi.


Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak: biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya, ia menyediakan rotinya di musim panas, dan mengumpulkan makanannya pada waktu panen. (Ams 6 : 6 - 8)

 

Komentar

DiPtra mengatakan…
Waa keren ceritanya, teh. Gemes banget pas bagian si pengemisnya ngomel-ngomel ketika ditawarin pekerjaan. :{
Yeiya's Notes mengatakan…
Makasih kaka sudah baca dan komen ..
gemes pake banget hari gini masih ada orang seperti itu .. jadi suka speechless sendiri liatnya ..

Postingan populer dari blog ini

#melawan ; Biasakan Yang Benar, Bukan Membenarkan Kebiasaan

New (GOOD) Habits ; Finding Joy In Tidying Up